Senin, 14 Desember 2015


Materi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Istilah „Teknologi Informasi dan Komunikasi‟ tidak dapat dipisahkan dari konsepyang membangunnya, yakni konsep „Teknologi Informasi‟ dan „Teknologi Komunikasi‟.
 Teknologi informasi bisa didefinisikan sebagai pemanfaatan teknologi guna keperluan pengolahan informasi. Hal ini senada dengan definisi yang dicantumkan
 Dictionary of Information Technology
 yang menyebutkan bahwa teknologi informasi merupakan,
“the
acquisition, processing, storage and dissemination of vocal, pictorial, textual and numericalinformation by a microelectronics-based combination of computing and telecommunications
...”
 (Longley & Shain 2012: 164).Istilah teknologi informasi juga disebutkan di dalam WordNet Glossary UniversitasPrinceton sebagai suatu cabang ilmu teknik yang khusus berhubungan dengan teknik-teknik pemanfaatan komputer dan perangkat telekomunikasi guna menerima, menyimpan danmeneruskan suatu informasi.
Istilah „teknologi komunikasi‟, lebih merujuk kepada proses
 pentransmisian/penyebaran informasi yang telah diolah. Munir (2008: 14) mengemukakan bahwa teknologi komunikasi adalah perangkat-perangkat teknologi yang terdiri dari
hardware, software
, proses dan sistem, yang digunakan untuk membantu proses komunikasi,yang bertujuan agar komunikasi berhasil (komunikatif).
Berdasarkan penjabaran dari istilah „teknologi informasi‟ dan „teknologi komunikasi‟
di atas maka dapat dilihat sebuah diferensiasi dari kedua istilah tersebut. Teknologi informasilebih menekankan pada aspek pengolahan informasi agar menjadi efektif dan komunikatif

Penerapan TIK dalam Kegiatan Pembelajaran
Perkembangan teknologi yang berlangsung dengan sangat pesat dimulai dari pertengahan abad ke-20 hingga saat ini (awal abad ke-21) telah menyebabkan hampir seluruhaspek dalam kehidupan manusia telah mendapatkan sentuhan teknologi. Teknologi padadasarnya memang diciptakan untuk mempermudah hidup manusia, sehingga manusia bisamenyelesaikan pekerjaan-pekerjaannya dengan lebih cepat, efektif, efisien dan juga optimal.Dunia pendidikan tidak terlepas dari mendapatkan pengaruh yang besar dariterjadinya perkembangan teknologi yang sangat pesat itu. Dimulai dari awal abad ke-20, telah banyak dikembangkan aplikasi-aplikasi teknologi informasi dan komunikasi yang bertujuanuntuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan pembelajaran guna mendapatkan hasil pendidikan yang optimal yang akan berimbas kepada peningkatan taraf hidup dan kemajuanumat manusia di seluruh dunia.Di masa-masa awal pemanfaatan TIK untuk kegiatan pembelajaran, teknologi mediayang sedang berkembang pada saat itu sering dimanfaatkan sebagai media penyampaian

informasi pembelajaran. Media televisi dan radio memegang peranan penting dalam hal pemanfaatan teknologi untuk penyebarluasan materi pembelajaran selama abad ke-20. Radiotelah dimanfaatkan untuk mengantarkan informasi pembelajaran ke tempat-tempat terpencilseperti pelosok desa atau kota yang jauh dari pusat pemerintahan, sedangkan televisidigunakan untuk menyampaikan informasi pembelajaran ke seluruh penjuru dunia.Menjelang akhir abad ke-20 di mana teknologi komputer dan jaringan komputermulai berkembang, peranan televisi dan radio sebagai aplikasi teknologi penyampaian materi pembelajaran mulai tergeser dengan hadirnya teknologi internet dan aplikasi-aplikasi pembelajaran elektronik. Akan tetapi sesuai dengan hakikat perkembangan teknologi di manakehadiran teknologi baru tidak bertujuan untuk menggantikan fungsi teknologi yang telah adasebelumnya, pemanfaatan teknologi komputer dan internet pun bertujuan untuk menambahmedia-media yang bisa digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran. Tren yang berkembang saat ini, seluruh teknologi informasi dan komunikasi yang ada digunakan secara beriringan sesuai dengan fungsi dan keunggulannya untuk menyampaikan materi-materi pembelajaran yang sesuai.Tren penggunaan komputer dan jaringan internet dalam kegiatan pembelajaran barudimulai di tahun 1970an dan terus berkembang hingga saat ini. Leeinonen (2005) merangkumsejarah penggunaan teknologi komputer dalam kegiatan pembelajaran itu dalam bagansebagai berikut,
Bagan 1
Sejarah Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran
https://html1-f.scribdassets.com/21rw0nzk8w3heoxj/images/3-91c4b3804b.jpg

Berdasarkan bagan di atas, maka sejarah penggunaan teknologi komputer dalam pembelajaran bisa dikelompokkan ke dalam lima periode sebagai berikut:


Tahun 1970an hingga awal 1980an (era
programming, drill and practice 
)
Di masa ini, teknologi komputer belumlah secanggih sekarang. Pada saat itu belum ada
 personal computer
(PC). Perangkat komputer baru digunakan untukkeperluan-keperluan komputasi tingkat korporat, seperti pencatatan perbankan,simulasi ilmu pengetahuan, atau penerbangan luar angkasa. Di dalam dunia pendidikan, perangkat komputer baru sebatas digunakan untuk keperluan latihan-latihan otomatis yang praktis dan singkat, khusus untuk pelajaran eksakta sepertimatematika. Komputer pada saat itu digunakan untuk melatih kemampuan berpikirlogis peserta didik dan hanya menyentuh aspek pikiran memori jangka pendek pada peserta didik. Di era ini juga tampilan komputer masih berupa
text-based interface
, belum mencapai
 graphical user interface
(GUI) seperti sekarang, sehingga komputerhanya mampu untuk melakukan komputasi tanpa kemampuan multimedia.


Tahun 1980an hingga awal 1990an (era pembelajaran berbasis komputer danmultimedia)
Di masa ini teknologi komputer multimedia mulai berkembang. Pada saat itumuncul pemikiran bahwa peserta didik akan dapat belajar dengan lebih baik denganmenonton film, animasi atau mendengarkan audio, sehingga para pakar pembelajaranmulai merancang CD-ROM program pembelajaran dengan harapan terjadi peningkatan yang signifikan pada aspek hasil belajar.

 Tahun 1990an (era pembelajaran berbasis internet)

Penggunaan teknologi komputer di masa ini merupakan perkembangan dariera sebelumnya di mana pembelajaran berbasis internet lahir. Di masa ini, model pembelajaran berbasis internet terus disempurnakan hingga lahir apa yang saat ini kitakenal sebagai
 Learning Management System
 (LMS). Di masa ini
e-learning
 bahkansudah menjadi sebuah industri di mana banyak pihak yang mengembangkan produkaplikasi
e-learning
dengan keunggulannya masing-masing dan diklaim dapat lebihmeningkatkan hasil pembelajaran pada aspek-aspek tertentu. Satu hal yang patutdiperhatikan dari perkembangan
e-learning
 pada masa ini adalah para pakar pembelajaran mulai menyadari bahwa pembelajaran dengan memanfaatkan TIK tetapmemerlukan keberadaan aspek sosial. Dampak dari pemikiran ini adalah munculnyamodel-model
e-learning
yang lebih dinamis di mana peserta didik tidak hanya bisamempelajari materi pelajaran mereka, tapi juga bisa bersosialisasi dan berinteraksidengan peserta didik lainnya maupun dengan para pengajar mereka.



Tahun 2000an hingga sekarang (aplikasi TIK berbasis sosial dan materipembelajaran yang bersifat gratis dan terbuka)
Era ini merupakan perkembangan mutakhir dari pemanfaatan TIK dalam bidang pembelajaran. Di era ini komputer dan internet sudah berkembang sedemikianrupa hingga bisa menyampaikan materi pembelajaran dengan berbagai macam formatmultimedia. Satu aspek yang paling menonjol di masa ini adalah kesadaran akanesensi utama dari berbagi ilmu pengetahuan untuk pembelajaran. Para pakar mulaisadar bahwa esensi utama dari pemanfaatan TIK untuk pembelajaran bukanlah beragamnya
content
yang tersedia, canggihnya materi multimedia yang disajikan, ataucepatnya suatu pengetahuan yang tersampaikan. Esensi dari pemanfaatan TIK untukkeperluan pembelajaran sesungguhnya sama dengan esensi kegiatan berbagi pengetahuan yang sudah ada semenjak awal manusia bisa belajar dan berkomunikasi.Di sini muncul kesadaran bahwa pengetahuan haruslah gratis dan bisa diakses olehsiapa saja. Maka dari itu muncullah berbagai
website
 atau aplikasi yang menawarkanmateri-materi ilmu pengetahuan secara gratis dan terbuka, seperti Wikipedia(http://en.wikipedia.org) yang merupakan ensiklopedia gratis di mana semua pengguna internet bisa mengakses dan memberikan kontribusi kepadanya, GoogleEarth (http://earth.google.com) yang merupakan aplikasi peta digital yang memuat peta seluruh planet bumi, beberapa planet lain dan beberapa bagian dari galaksi secarakomprehensif, yang bisa digunakan peserta didik untuk lebih mengenal alam semestamereka. Selain kedua aplikasi di atas, masih banyak aplikasi-aplikasi TIK lain yang berlandaskan dari pemikiran bahwa ilmu pengetahuan haruslah gratis dan bisa diaksessiapa saja.Dari perkembangan terakhir dalam pemanfaatan TIK dalam pembelajaran tersebut,muncul sebuah harapan bahwa di masa depan TIK akan mampu lebih mengakomodir

keperluan seluruh masyarakat dunia untuk belajar. Sesuai dengan yang telah dicanangkanoleh UNESCO (2012) bahwa pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi di dalamkegiatan pembelajaran harus mampu membuka akses universal kepada pendidikan (
universalaccess to education
), memberikan pendidikan yang adil (
equity in education
), mengantarkankegiatan pembelajaran dan pengajaran yang berkualitas (
the delivery of quality learning andteaching 
), mengembangkan profesionalisme tenaga pengajar (
teachers’ professional
development 
), serta menciptakan administrasi, pengaturan kebijakan dan manajemen pendidikan yang lebih efisien (
more efficient education management, governance andadministration
).Lebih lanjut, visi pemanfaatan TIK seperti yang dicanangkan oleh UNESCO di atas bisa tercapai karena TIK sendiri memiliki beberapa karakteristik seperti yang dituliskan olehAbdulhak (2010: 2) sebagai berikut:1.

Memungkinkan siswa untuk belajar sesuai dengan gaya belajar dan kemampuanyang dimiliki, termasuk bagi siswa yang lambat belajar, siswa dengankebutuhan khusus, dan mereka yang tinggal di daerah terpencil;2.

Membuat belajar lebih efektif, karena melibatkan lebih banyak dalammemanfaatkan multimedia dan hubungan dalam konteks media tingkat tinggi;dan3.

Menyediakan informasi yang bersifat internasional secara lebih luas, terutamauntuk mendekati pemecahan masalah serta lebih sensitif dalam menanggapikebutuhan lokal.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar